Impian ku yang Membuat ku Berubah Untuk Memilih Ibadah Haji

umroh murah

Aku temimpi dalam lamunan disiang hari yang mengajak ku pada suatu tempat yang suci. Dalam lamunan ku melihat banyak sekali orang-orang yang memakai baju putih bersih yang selalu tersenyum di saat ku menatapnya.

Ntah tempat apa itu, tapi aku merasakan ada kedamaian, ketentraman dan kebahagia. Aku melihat, begitu banyak anak belaita, orang dewasa, hingga lansia disana.

Akupun penasaran tempat apakah ini, sambil duduk dan bertanya-tanya, selagi aku memikirkan hal tersebut, ada sosok orang tua yang sudah lansia menghampiriku, ia berkata, “anak muda ikut lah aku”, lalu aku bertanya kepada sosok lelaki lansia tersebut, aku bertanya, “tempat apa ini ?”

Lalu kake tua itu pun menjawab “ikutlah dengan ku, pertanyaan mu akan terjawab nanti”, aku pun mengikutinya, dalam perjalanan, aku melihat banyak sekali orang yang berbeda negara datang ke tempat itu mulai dari warga negara asia hingga manca negara pun ada.

Aku pun bertanya, kepada kake itu, “ kek di sini banyak sekali orang yang berbeda-beda negara, apa kah mereka asli penduduk sini” , kake itu pun menjawab, “bukan mereka memang dari negara yang berbeda-beda”, sambil tersenyum melihat ku.

Aku semakin penasaran tempat apakah ini sebenarnya. Kake itu pun mengajak ku beristirahat, dan memberikan ku minum, aku memandangi mesjid yang begitu besar dan indah sekali. Lalu kake itu pun berkata, ”nak  kita sudah sampai, jalan lah masuk kedalam pintu itu dan lihatlah, pertanyaan mu tadi akan terjawab”, sambil tersenyum melihatku.

aku langsung menghabisakan minuman yang di beri kake tadi lalu aku langsung bergegas masuk kedalam pintu tersebut, setelah ku masuk aku melihat orang yang memutari bangunan yang tertutup kain Hitam yang indah, banguna itu bernama Ka’bah.

Setelah aku tau bahwa ini tanah suci , akupun menangis dan langsu berlari menghampiri kake yang menjawab peetanyaan ku tadi.

Setibanya aku di hadapan kake itu, aku menangis tidak percaya bahwa ini tanah suci, kake itu pun mengajak ku duduk kembali dan memberiku air zam-zam.

Jujur aku ingin sekali pergi ibadah ke tanah suci, karna pergi ketana suci adalah rukun islam yang terakhir, dan pergi ketanah suci adalah salah satu cita-cita aku sejak usia 16 tahun lalu.

Kake pun menceritakan kepadaku mengenai kisahnya berangkat haji, beliau menceritakan kepada ku anak muda, usia mu masih muda, cepatlah buat tabungan khusus untuk mengngamalkan rukun islam yang terakhir ini.

Lihatlah aku, aku sanggat tua dan rentan, tubuh ku sudah tidak bisa berjalan dengan baik. Aku menyesal kenapa di waktu mudaku, aku tidak ingat akan indahnya ibadah ketanah suci, aku tersadar di saat ku meranjak usia sudah tua, lalu aku mengumpulkan uang untuk menjalankan ibadah ini, setelah aku sudah mengumpulkan uang dan melunasi pembayaran untuk ibadah ini.

Akan tetapi aku tidak langsung di berangkatkan ketanah suci, aku masih harus menunggu 15 tahun lamanya,  bisa kau lihat usia ku sudah 65 tahun aku daftar haji pada usai 50 tahu, lihatlah aku, sudah tidak kuat lagi berjalan.

Perlu kau tau anak muda, untuk biaya ke tanah suci ini tidaklah murah, jikaaku boleh jujur lebih baik aku mendaftarkan diri untuk umroh, karna umroh kita tidak harus nunggu lama. Untuk biaya umroh murah dibandingkan haji.

Setelah kake itu bercerita, aku pun terbangun, oleh anak ku yang ingin meminta uang jajan, lalu aku merenung dan sambil berfikir, usia ku yang tidak terbilag muda lagi ini, memutuskan pergi ketanah suci, dan mulai saat itu juga aku mulai menabung.

Aku pun masih bingung untuk pergi haji atau umroh, melihat usia ku yang tidak terbilang muda ini, akhirnya  aku memutuskan untuk pergi umroh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*